29.5 C
Tuban
Monday, May 20, 2024
spot_img

UI Teratas di Indonesia Versi Webometrics Rangking of World Universities

DEPOK – Universitas Indonesia (UI) menempati posisi pertama di Indonesia atau Ranking 10 di Asia Tenggara versi Webometrics Ranking of World Universities.

Rektor UI Prof Ari Kuncoro dalam keterangannya, Sabtu, mengatakan prestasi UI di Webometrics menjadi bukti sinergisitas warga UI karena seluruh hal yang ditampilkan di website merupakan hasil dari kerja keras bersama.

Dikatakannya, pemeringkatan ini bukan sekadar menilai tampilan website, melainkan menilai setiap konten yang dipublikasikan, baik secara kuantitas dan kualitas, terutama yang memiliki relevansi akademis.

Tahun lalu, UI memborong penghargaan internasional untuk publikasi ilmiah dan tahun ini bertekad meningkatkan posisi di level global.

Sementara itu Kepala Biro Humas dan Keterbukaan Informasi Publik UI Amelita Lusia mengatakan, UI adalah satu-satunya perguruan tinggi dari tanah air yang masuk Top 10 se-Asia Tenggara.

Baca Juga :  CoE Kelas Profesional Unggas UMM

“UI memperbaiki peringkatnya dari yang semula 561 pada Juli 2023 ke 537 di Januari 2024,” ujar Amelita.

Penilaian pada pemeringkatan Webometrics berdasarkan tiga indikator, yakni visibility (50 persen), transparency (10 persen), dan excellence (40 oersen).

Visibility menilai dampak konten web melalui jumlah jaringan eksternal (subnets) yang terhubung ke halaman web institusi (dinormalisasi dan kemudian dipilih nilai maksimum).

Transparency atau openness melihat jumlah kutipan dari 310 penulis teratas yang bersumber dari Google Scholar Profiles.

Sementara itu, excellence atau scholar merupakan jumlah artikel publikasi ilmiah di antara 10 persen teratas yang paling banyak dikutip dari 27 disiplin ilmu dengan sumber Scimago.

Indikator-indikator tersebut memperhitungkan komitmen pengajaran, hasil penelitian, prestise internasional, serta hubungan universitas dengan masyarakat, termasuk sektor industri dan ekonomi.

Baca Juga :  Enam SMAN Usulkan Tambahan Pagu 216 Kursi

Jika dibandingkan Webometrics edisi Juli 2023, UI mengalami kenaikan peringkat untuk semua indikator, yakni pada impact (dari 313 menjadi 264), openness (dari 727 menjadi 690), dan excellence (dari 1086 menjadi 1085).

Untuk indikator openness dan excellence, UI merupakan yang terunggul di Indonesia.

Pemeringkatan Webometrics dilaksanakan oleh Cybermetric Lab yang merupakan kelompok penelitian milik Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC), badan penelitian publik terbesar di Spanyol.

Pemeringkatan ini dilakukan terhadap lebih dari 31.000 institusi pendidikan tinggi di dunia. (*)

Sumber: ANTARA, Pewarta: Feru Lantara

DEPOK – Universitas Indonesia (UI) menempati posisi pertama di Indonesia atau Ranking 10 di Asia Tenggara versi Webometrics Ranking of World Universities.

Rektor UI Prof Ari Kuncoro dalam keterangannya, Sabtu, mengatakan prestasi UI di Webometrics menjadi bukti sinergisitas warga UI karena seluruh hal yang ditampilkan di website merupakan hasil dari kerja keras bersama.

Dikatakannya, pemeringkatan ini bukan sekadar menilai tampilan website, melainkan menilai setiap konten yang dipublikasikan, baik secara kuantitas dan kualitas, terutama yang memiliki relevansi akademis.

Tahun lalu, UI memborong penghargaan internasional untuk publikasi ilmiah dan tahun ini bertekad meningkatkan posisi di level global.

Sementara itu Kepala Biro Humas dan Keterbukaan Informasi Publik UI Amelita Lusia mengatakan, UI adalah satu-satunya perguruan tinggi dari tanah air yang masuk Top 10 se-Asia Tenggara.

- Advertisement -
Baca Juga :  Gelar Karya P5, SMAN 2 Tuban Berkarya Gali Potensi Melalui Wirausaha

“UI memperbaiki peringkatnya dari yang semula 561 pada Juli 2023 ke 537 di Januari 2024,” ujar Amelita.

Penilaian pada pemeringkatan Webometrics berdasarkan tiga indikator, yakni visibility (50 persen), transparency (10 persen), dan excellence (40 oersen).

Visibility menilai dampak konten web melalui jumlah jaringan eksternal (subnets) yang terhubung ke halaman web institusi (dinormalisasi dan kemudian dipilih nilai maksimum).

Transparency atau openness melihat jumlah kutipan dari 310 penulis teratas yang bersumber dari Google Scholar Profiles.

Sementara itu, excellence atau scholar merupakan jumlah artikel publikasi ilmiah di antara 10 persen teratas yang paling banyak dikutip dari 27 disiplin ilmu dengan sumber Scimago.

Indikator-indikator tersebut memperhitungkan komitmen pengajaran, hasil penelitian, prestise internasional, serta hubungan universitas dengan masyarakat, termasuk sektor industri dan ekonomi.

Baca Juga :  Kedubes UEA-UMM Siap Jalin Kerja Sama di Berbagai Bidang

Jika dibandingkan Webometrics edisi Juli 2023, UI mengalami kenaikan peringkat untuk semua indikator, yakni pada impact (dari 313 menjadi 264), openness (dari 727 menjadi 690), dan excellence (dari 1086 menjadi 1085).

Untuk indikator openness dan excellence, UI merupakan yang terunggul di Indonesia.

Pemeringkatan Webometrics dilaksanakan oleh Cybermetric Lab yang merupakan kelompok penelitian milik Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC), badan penelitian publik terbesar di Spanyol.

Pemeringkatan ini dilakukan terhadap lebih dari 31.000 institusi pendidikan tinggi di dunia. (*)

Sumber: ANTARA, Pewarta: Feru Lantara

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban Korane Wong Tuban

Ikuti Kami:
Telegram: t.me/radartuban
MSN: tinyurl.com/yw4tx2rx
spot_img
spot_img

Artikel Terkait

spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
/